Kami Sarankan Anda Jangan Beli "Smartphone" Android Sekarang......!!!!!

Pojok Cyber — Bagi Anda yang berencana untuk mengganti smartphone Android lawas Anda, sebaiknya Anda tunggu dulu sampai dengan bulan April tahun 2016 ini.

Diperkirakan, pada bulan April ini akan banyak gempuran model-model terbaru yang diperkenalkan oleh para produsen Android.
Ilustrasi Chipset Android


Dari informasi yang berhasil dikumpulkan oleh Pojok Cyber dari The Verge melalui KompasTekno, pada Senin (28/3/2016), memperlihatkan bahwa produsen Huawei diprediksi akan meluncurkan smartphone flagship terbarunya, P9, dalam suatu acara yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 April.

Seminggu kemudian, HTC yang kemungkinan beasar akan merilis model terbaru andalan mereka, yaitu One M10 atau HTC 10.

Tidak ketinggalan pula, Oppo yang diduga kuat akan meramaikan pasar smartphone Android dalam waktu yang sama dengan HTC, melalui produk internasional mereka yaitu OPPO seri R9 Plus dan R9.

Selain model-model terbaru dari produsen-produsen di atas, model-model lain dari sejumlah pabrikan ternama pun sebelumnya telah lebih dulu dirilis dan dan dijadwalkan akan mulai masuk ke pasaran pada bulan April.

Bisa kita lihat G5 dari LG serta tiga smartphone terbaru dari Sony, yaitu seri Xperia. Sedangkan produsen elektronik asal Korea Selatan, Samsung, telah lebih dulu menghadirkan model andalan mereka dengan adanya consumer launch Galaxy S7 di Jakarta, pada akhir minggu lalu.

Produk-produk baru tersebut, tentu saja sudah sudah merupakan produk-produk yang dibekali beragam hardware terkini dan tercanggih.

Contohnya saja Galaxy S7 yang mengandallkan prosesor Exynos 8890, dengan kamera 12 megapiksel yang benar-benar berkualitas tinggi, RAM 4GB serta kemampuannya yang tahan debu dan air.

Smartphone flagship lain, seperti buatan LG dengan seri G5, dan Xiaomi Mi5 yang dibenamkan chip Snapdragon 820 dari Qualcomm, tentu saja tidak kalah menarik untuk diperhatikan.

Pada bulan April ini.... bisa kita katakan dikatakan adalah bulannya Android!



CyberIndo Diskless, Test Gameplay One Best Online Games, Point Blank Garena Indonesia

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One Best Online Games, Point Blank Garena Indonesia

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Point Blank Garena Indonesia

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

Sumber Tulisan: http://pojokcyberkasomalang.blogspot.com/2016/04/gameplay-one-of-best-action-adventure-games-saint-row-iv-on-cyberindo-diskless-part-1.html#ixzz45BVIEyl0


CyberIndo Diskless, Test Gameplay One Best Action Adventue Figthing Game, YAIBA Ninja Gaiden Z

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best LEGO Action Adventure Games, Lego Marvel Super Heroes


CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Lego Marvel Super Heroes

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.


CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best LEGO Action Adventure Games, Lego Marvel Super Heroes

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best LEGO Action Adventure Games, Lego Marvel Super Heroes


CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Lego Marvel Super Heroes

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.


CyberIndo Diskless, Test Gameplay One Best Simulation Games, Minecraft Story Mode Episode 1

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Minecraft Story Mode Episode 1

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.


CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Bast LEGO Action Adventure Game, LEGO Marvel Avengers

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: LEGO Marvel Avengers

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.


CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Car Racing Games, Insane 2

CYBERINDO is one of the (service) that the focus of the service is to be a partner for internet and / or internet cafe in Indonesia.

This post will not talk further about CYBERINDO, but rather on how one product CYBERINDO this service could be a mainstay for the cafe.

Yes ... with Billing and updater application provided free of charge to the cafe or internet cafe that became partners CYBERINDO Garena, we can be sure will help the owner and / or manager of a cafe in managing his cafe.

One is the addition of the game both offline and online and / or update games online.

Yes ... with just installing a game or a game update on the server, then all client computers will automatically get a game or update the exact same on the server computer.

So ... the owners / managers the cafe will not be bothered with having to install or update the games one by one on the client computer.

As an illustration, we highlight the following video showing gameplay from the game terintall on the server computer and played on the client computer.

The game is tested by kids gamer community are: Arslan The Warriors of Legend

Oh .. yes ... mode used by the cafe's test this gameplay is hybrid mode, the client computer still uses the hard drive is partitioned three, ie C: 39 GB OS, D: 20 GB of cache and E: 14 GB Game ,

To partition E (Games) in the client computer game diisntal not a single one, because all the games will be taken from the server (virtual mode).

For additional information, computer server specification is as follows:

OS Windows 7 64 Bit
Gigabyte mainboard LGA 775 Combo
5800 Dual Core Processor
1500 GB hard drive (with partitions C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2320 GB hard drive (partition E: with RAID0)
RAM 8 GB
Atheros LAN Card 1 GBps

Swith HUB TP-LINK 100 MBps

Client Computer Specifications:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
APU AMD 3300 processor (2.5 GHz)
80 GB hard drive
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
Realtek LAN 100 MBps

Thanks for children who have been testing Gamer community and create a video game that has been played.

And thank you for your assent to enter the game on Channel Gamer Kasomalang to be writing on this post and the next post.

Salam success for all.


CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Action Adventure Games, Arslan The Warriors of Legend

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Arslan The Warriors of Legend

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Sports Games, FIFA Online 3 Garena

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: FIFA Online 3 Garena

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Action Adventure Games, GTA San Andreas Indonesia

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: GTA San Andreas MOD Indonesia

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Action Adventure Games, GTA San Andreas


CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: GTA San Andreas

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Simulator Games, Euro Truck Simulator 2

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Euro Truck Simulator 2

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Action Adventure Games, Mark of Ninja Special Edition

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Mark of Ninja Special Edition

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Populer Games, Angry Birds Space

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Angry Birds Space versi PC

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test One of Popular Game, Angry Birds versi PC

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Angry Birds versi PC

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.

CyberIndo Diskless, Test One of Popular Game, Angry Birds Rio versi PC


CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Angry Birds Rio versi PC

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.






CyberIndo Diskless, Test Gameplay One of Best Action Adventure Games, Assassin's Creed IV Black Flag

CyberIndo merupakan salah satu perusahaan (layanan) yang satu diantara fokus layanannya adalah dengan menjadi mitra bagi warnet dan/atau internet cafe yang ada di Indonesia.

Postingan kali ini tidak akan membicarakan lebih jauh tentang CyberIndo, melainkan lebih kepada bagaimana salah satu produk layanan CyberIndo ini bisa menjadi andalan bagi warnet.

Ya... dengan aplikasi billing dan updater yang diberikan secara gratis untuk warnet atau internet cafe yang menjadi mitra CyberIndo Garena, bisa dipastikan akan banyak membantu pemilik dan/atau pengelola warnet dalam mengelola warnet-nya.

Salah satunya adalah dalam penambahan game baik offline maupun online dan/atau update game online.

Ya... dengan hanya melakukan installasi game atau update game di server, maka secara otomatis semua komputer client akan mendapat game atau update yang sama persis dengan komputer di server.

Jadi... para pemilik/pengeloa warnet tidak akan direpotkan dengan harus menginstall atau mengupdate game satu per satu di komputer client.

Sebagai gambaran, berikut ini kami ketengahkan video yang memperlihatkan gameplay dari game yang terintall di komputer server dan dimainkan di komputer klien.

Game yang ditest oleh anak-anak komunitas gamer tersebut adalah: Assassin's Creed IV Black Flag

Oh.. ya... mode yang dipergunakan oleh warnet yang melakukan test gameplay ini adalah mode hybrid, yaitu komputer client tetap menggunakan hardisk yang dipartisi 3, yaitu C: 39 GB OS, D: 20 GB untuk Cache dan E: 14 GB Game.

Untuk partisi E (Games) di komputer Client tidak diisntal game satu pun, karena semua game akan mengambil dari server (mode virtual).

Sebagai informasi tambahan, spesifikasi komputer server adalah sebagai berikut:

OS Windows 7 64 Bit
Mainboard Gigabyte LGA 775 Combo
Processor Dual Core E5800
1 Hardisk 500 GB (dengan partisi C; 60GB OS, D: 60GB Cache, F: 360 GB Data, Z: 10 GB Backup)
2 Hardisk 320 GB (Partisi E: dengan RAID0)
RAM 8 GB
LAN Card Atheros 1 GBps

Swith HUB TPLink 100 MBps

Spesifikasi Komputer Klien:
OS Windows 7 64 Bit
MB Biostar A55MLV FM1
Processor AMD APU 3300 (2.5 GHz)
Hardisk 80 GB
RAM 4 GB
VGA 1 GB, 128 Bit AMD HD 5570
LAN Realtek 100 MBps

Terima kasih untuk anak-anak komunitas Gamer yang telah mengetest dan membuat video untuk game yang telah dimainkan.

Dan terima kasih pula atas perkenannya untuk memasukkan game di Channel Gamer Kasomalang untuk menjadi bahan tulisan pada postingan kali dan ini dan postingan selanjutnya.

Salam sukses untuk semua.







Best Racing Games, Split Second, Install and Test Gameplay on Windows 10

Best Racing Games, Split Second, Install and Test Gameplay on Windows 10

Split Second merupakan salah satu game racing yang lumayan oke dari segi gameplay dan juga tampilan grafis.

Pada postingan ini, kami mengetengahkan video yang memperlihatkan proses installasi dan gameplay game tersebut pada windows 10.

Adapaun spesifikasi komputer yang digunakan untuk test game tersebut adalah sebagai berikut:
Mainboard Gigabyte AM3+
Processor AMD Athlon I X2 270, @3.40 GHz
RAM 6 GB
VGA 1 GB 128 Bit, AMD HD 5570
Monitor LED LG 19 Inch

Tahapan Hacker atau Peretas Mencuri Data Perusahaan/Target

Hacker atau peretas biasanya secara diam-diam akan menyusup ke dalam sistem sebuah perusahaan dan melakukan pencurian data dari perusahaan yang menjadi targetnya.

Kejadian penyusupan dan pencurian data yang dilakukan peretas atau hacker tersebut boasanya berlangsung tanpa disadari oleh perusahaan yang yang menjadi target, sampai akhirnya pencegahan ternyata sudah terlambat.

Bagaimana sebenarnya langkah atau tahapan seorang atau sekelompok hacker melakukan peretasan dan pembobolan jaringan tanpa diketahui oleh pemiliknya?

Ilustrasi pencurian data / password / PIN


Salah seorang ahli dari HP Enterprise Securities, Achmad Arif, menuturkan bahwa paling tidak ada empat langkah atau tahapan yang umumnya dilakukan oleh hacker atau peretas dalam melakukan untuk kelancaran aksi peretasannya.

1.  Riset
Riset merupakan tahap awal yang dianggap memegang peranan sangat penting. Hal ini disebabkan, perannya yang akan digunakan oleh para peretas sebagai acuan untuk langkah-langkah yang akan dilakukan berikutnya. Para hacker masa kini benar-benar memperhitungkan secara seksama dalam melakukan tindakan peretasan, mereka tidak melakukannya secara asalan-asalan.

Pada minggu yang lalu, Arif, dalam acara Media Gathering PT Virtus Technology Indonesia di Belitung menyampaikan, “Sebelum mereka penetrasi, biasanya dilakukan riset sangat dalam.” Riset yang dilakukan oleh hacker atau peretas tersebut, jelas Arif selanjutnya, bisa berupa observasi fisik, pencarian celah keamanan, dan lain sebagainya.

Arif mencontohkan riset yang dilakukan oleh para peretas selama sembilan bulan sebelum akhirnya berhasil membobol ATM penyelenggara jasa keuangan internasional. Hasil akhirnya adalah di bawa kaburnya 45 juta dollar AS hanya dalam waktu beberapa jam.

2.  Infiltrasi
Setelah melakukan riset di awal perencanaan tindakan peretasan mereka, para peretas itu akan mulai beraksi dengan berupaya untuk menembus jaringan targetnya. Hal tersebut biasanya dilakukan melalui celah keamanan yang ditemukan oleh mereka.

Arif menjelaskan bahwa tahapan atau langkah infiltrasi ini dapat dilakukan oleh orang-orang tertentu dengan spesialisasi hacking.

3.  Mencari dan Mengambil Data
Ketika peretas berhasil masuk jaringan, mereka akan mulai untuk mencari data penting target. Sasaran para hacker ini pastinya informasi yang sensitif, seperti data keuangan dan/atau PIN.

Pengambilan data yang dilakuykan oleh hacker ini tidak dilakukan satu kali saja. Dalam sebuah serangan, hacker bisa saja menanam program jahat yang bisa secara terus-menerus mencari data penting target.

4.  Eksfiltrasi
Data-data penting yang telah berhasil ditemukan oleh peretas atau hacker tersebut, kemudian akan dikirim ke luar jaringan untuk akhirnya diambil oleh peretas yang bersangkutan.

Trojan atau program jahat yang ditanam di dalam infrastruktur target serangan peretas, bisa melakukan tindakan pencarian dan pengiriman data ke remote server secara terus-menerus, sehingga hacker atau peretas tersebut tinggal ongkang-ongkang kaki saja dan tidak perlu lagi melakukan serangan untuk memperoleh data tambahan.

Walaupun peretasan atau penyusupan yang dilakukan tersebut secara diam-diam, dan bahkan kerap kali tidak diketahui oleh perusahaan yang menjadi sasaran, Arif menambahkan bahwa sebenarnya bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan kebocoran data.


“Begitu ada infiltrasi, bisa dilakukan blocking, intrusion prevention, sehingga setiap trafik keluar masuk jaringan diinspeksi untuk memastikan tak ada data sensitif yang keluar,” jelas Arif.

Arif berpendapat bahwa program jahat yang ditanam para peretas tersebut sebenarnya bisa dideteksi dengan memonitor anomali trafik.

“Kita bisa lihat, misalnya ada yang aksesnya sering sekali dan sebagainya. Pada saat peretas masuk untuk mengambil data pun kita bisa proteksi dengan hardware security module,” pungkasnya.


Download and Install Bluestack For Windows 10 from Pojok Cyber

Download and Install Bluestack For Windows 10 from Pojok Cyber

Download Bluestack For Windows 10, 8 and 7 Offline Installer 
The offline installer of bluestack above was tested by me. It's oke on Windows 10.
Don't forget to install netframework, in other bluestack running on your Windows 10.


Or try from official sites.... but it was been not running on windows 10.
Bluestack Download From Official Sites


Install Microsoft Visual C++ All Version on Windows 10

Install Microsoft Visual C++ All Version on Windows 10

Install Wondershare Filmora on Windows 10

Install Wondershare Filmora on Windows 10

How to Delete or Remove Undelete Folder or File using Unlocker

How to Delete or Remove Undelete Folder or File using Unlocker


How to Change Desktop Resolution on Windows 10

How to Change Desktop Resolution on Windows 10

Cara Install dan Setting Quran in Word 2013, 2010, 2007 pada Windows 10 32 Bit dan 64 Bit

Cara Install dan Setting Quran in Word 2013, 2010, 2007 pada Windows 10 32 Bit dan 64 Bit

How to Install and Setting Quran in Word 2013, 2010, 2007 on Windows 10 32 Bit and 64 Bit


Beberkan Cara Mudah Hack Akun Facebook, Peneliti Ini Diganjar Rp. 200 Juta

Pojok Cyber – Apabila seorang pengguna facebook lupa password akun facebooknya, maka pengguna Facebook tersebut bisa langsung mengunjungi halaman khusus untuk recovery yang telah disediakan oleh Facebook.

Maka Facebook akan mengirimkan kode verifikasi sebanyak 6 digit ke alamat email atau nomor ponsel yang digunakan pada akun Facebooknya tersebut, untuk me-reset kembali password.

Secara teoritis, kode verifikasi tersebut akan sangat sulit dihack atau dijebol, hal ini dikarenakan Facebook akan memblokir akses ke akun tersebut, apabila pengguna salah memasukkan kode sebanyak lebih dari 10 kali.
Ilustrasi hack/membuka/login akun facebook


Tetapi, sebagaimana dirangkum oleh Pojok Cyber dari Cnet melalui KompasTekno yang memberitakannya pada Kamis (10/3/2016), Anand Prakesh, seorang pemburu bug dan peneliti komputer bug asal India menemukan bahwa metode recovery password di atas ternyata berlaku hanya untuk domain utama Facebook, tepatnya di alamat www.Facebook.com.

Prakesh mengutarakan bahwa halaman beta Facebook di domain mbasic.beta.Facebook.com  dan beta.Facebook.com ternyata tidak dilengkapi proteksi yang serupa sebagaimana pada domain utama Facebook.

Anand Prakesh pun bereksperimen untuk menjebol atau meng-hack akunnya sendiri dengan metode atau teknik brute force dan dia berhasil melakukan hack akun facebooknya sendiri. Dia bisa me-reset password dan membuat kata kunci baru.

Dalam postingan di blog pribadinya yang berisi tentang penjelasan teknik hacking itu nya, Prakesh menuliskan, "Selanjutnya, saya bisa menggunakan kata kunci baru tersebut untuk log in ke dalam akun.”

Metode brute force attack seperti yang dilakukan oleh Anand Prakesh di atas, terbilang enteng untuk hacker, mengingat hampir semua peretas yang berpengalaman mampu melakukan hal tersebut.

Anand Prakesh Diganjar Rp 200 juta
Kelemahan fatal seperti yang ditemukan oleh Anand Prakesh tentu akan berimplikasi luar biasa untuk Facebook. Kita bisa membayangkan, bagaimana jika seorang atau sekelompok hacker bisa dengan mudah memperoleh akses penuh terhadap akun Facebook seseorang.

Tentu saja hal tersebut termasuk foto, pesan-pesan pribadi, dan bahkan informasi debit atau kartu kredit yang tersimpan di dalam opsi pembayaran Facebook.

Anand Prakesh, sang peneliti komputer tersebut memang tidak berniat buruk.

Hasil temuan Prakesh tersebut, dilaporkan kepada Facebook pada 22 Februari 2016 yang lalu. Pihak pengelola jejaring sosial itu pun bereaksi cepat dan langsung menambal lubang keamanan sesuai laporan.

Prakesh pun diganjar hadiah uang senilai 15.000 dollar AS atau hampir Rp 200 juta atas jasanya menemukan risiko sekuriti sebelum sempat dieksploitasi oleh hacker jahat.

"Hai Anand, setelah me-Review masalah yang Anda laporkan, kami memutuskan untuk memberi hadiah 15.000 dollar AS yang akan disalurkan lewat bugbountypayments.com," tulis Facebook kepada Prakesh lewat sebuah pesan.

Pemberian hadiah bagi penemu celah keamanan merupakan praktik wajar di kalangan raksasa-raksasa teknologi Silicon Valley. Selain Facebook, Microsoft dan Google juga melakukan hal serupa.



Unboxing Tongsis/Monopod Attanta dan Test Pasang Action Cam pada Tongsis

Unboxing Tongsis/Monopod Attanta dan Test Pasang Action Cam pada Tongsis







Memperbaiki Flashdisk/Micro SD yang Terendam atau Terkena Air, Sampai Flashdisk Bisa Normal Kembali

Cara Memperbaiki Flashdisk atau Micro SD yang Terendam/Terkena Air Sampai Normal Kembali

Sebelumnya kita harus memahami dulu bahwa bisa jadi pengalaman kita akan berbeda pada hasil akhir dari “percobaan” kita untuk memperbaiki flashdisk masing-masing yang terkena atau bahkan terendam air.

Sebelumnya Pojok Cyber juga perlu menegaskan bahwa flashdisk yang terendam adalah flashdisk original dan bukannya flashdisk palsu atau bajakan atau abal-abal atau generik atau KW atau apapun sebutannya yang merupakan flashdisk dengan mereke-merek terkenal, tetapi dibuat bukan oleh pabrikan atau produsen resmi flashdisk tersebut.

Mengapa judul di atas, ditambah pula dengan micro sd? Ya.. pada dasanya micro sd dan flashdisk merupakan medaia penyimpanan, hanya berbeda bentuk dan model. Jadi... kalau kasusnya adalah terendam, metode ini bisa kita terapkan pula untuk micro sd yang terkana atau bahkan terendam air.

Dan bukan hanya itu pula... bahkan ponsel yang baru saja terendam pun, bisa menyala kembali dengan penangangan yang tepat dan dengan bantuan beras. (Dalam hal ini sama, ditutupi oleh beras selama minimal 3 hari, setelah sebelumnya ditangai dengan hati-hati, dll.... dstr.....)

Satu hal penting juga, metode ini akan mendekati keberhasilan, apabila dilakukan segera setelah kita mengetahui bahwa flashdsisk/micro sd kita terendam air. Jadi.... kalau sebelumnya kita melakukan penanganan yang salah terhadap flashsdisk/micro sd yang terendam air, maka jangan berharap banyak......???????

Baca: Cara Memperbaiki Ponsel/HP atau Tablet yang Mati Total (Matot) Terendam Air

Flashdisk tersebut benar-benar sudah terendam air (tercuci dan terkena deterjen).

Sebagai salah satu upaya dan juga merupakan eksperiman dalam memperbaiki flashdisk yang sudah terkena atau terendam air tersebut, yang dilakukan oleh Pojok Cyber adalah:
1. Melap bersih body bagian luar dari flashdisk dengan lap yang kering atau tissue.
2. Membongkar flashdisk tersebut secara hati-hati dari penutup atau body bagian luarnya. Dalam hal ini, jangan sampai ada bagian board flashdisk yang patah atau tergores atau hal-hal lainya yang sifatnya merusak secara fisik board dari flashdisk.
3. Langkah selanjutnya, setelah berhasil mengeluarkan flashdisk dari “rumah”-nya, kita siapkan segenggam beras atau secukupnya, sesuai keperluan. Beras tersebut kita butuhkan untuk menutupi semua board flashdisk yang terkan air tadi.
4. Siapkan pula kantong plastik yang kecil yang cukup untuk menutupi flashdisk dan beras.
5. Masukkan flashdisk dan beras pada kantong plastik tadi.
6. Pastikan semua permukaan flashdisk tertutup oleh beras.
7. Setelah yakin semua permukaan flashdisk tertutupi beras, ikan kencang kantong plastik tersebut. Bisa menggunakan karet gelang atau yang lainnya.
8. Kemudian, simpanlah kanting plastik berisi flashdisk dan beras yang menutupi flashdisk tersebut selama 3 (tiga) hari.
9. Pada hari ketiga, buka kantong plastik berisi flashdisk tadi, laalu berishkan jack flashdisk dari beras yang mungkin masuk ke dalam jakck flashdisk.
10. Selanjutnya, coba Anda sambungkan flashdisk ke port USB komputer atau laptop Anda.
11. Semoga berhasil.

Karena Pojok Cyber telah benar-benar berhasil melakukannya. Dan flashdisk original atau asli merek Kingston yang terrendam air yang jadi bahan tulisan ini, kembali bisa digunakan secara normal. Tidak ada kendala apapun pada flashdisk.



Cara Membongkar dan Mengganti atau Memasang Keyboard Baru Laptop Acer 4379Z

Cara Membongkar dan Mengganti atau Memasang Keyboard Baru Laptop Acer 4379Z

How to Dismantle and Replace or Add New Keyboard Laptop Acer 4379Z