Mengembalikan Partisi Hardisk yang Hilang/Terhapus, Sekaligus Menyelamatkan Datanya

Pengantar
Postingan kali ini kita akan mengembalikan data dari hardisk yang partisinya terhapus.
Bahan "eksperimen" yang akan diketengahkan pada tulisan ini adalah hardisk 500 GB WDC yang bawaan laptop Sony Vaio LGC-71311N.

Sebelumnya drive hardisk tersebut terbagi empat partisi, yang terdiri dari 12,5 GB drive berisi file Recovery Windows Home Premium Ori Berbahasa Jepang Full, drive ke2 100 MB berisi system reversed, yang ketiga 100 GB dipakai Sistem Operasi dan Aplikasi, dan yang terakhir 300 GB-an untuk menyimpan data.

Partisi hardisk tersebut hilang, karena proses recovery sistem operasi windows kembali ke bawaan defaultnya. Dimana partisi yang yang sebelumnya dibagi sesuai keperluan (termasuk drive untuk menyimpan data), menjadi 1 partisi kembali. Seperti gambar berikut ini:
Kondisi Hardisk yang Partisinya telah Terhapus

Pamilik laptop Sony Vaio tersebut segera membawa hardidk yang telah tertimpa recovery OS langsung kepada kami. Jadi, sesaat setelah kehilangan empat partisi dan "tertimpa" recovery OS windows yang kemudian menjadi satu, si pemilik tidak melakukan apa-apa lagi terhadap hardisk laptopnya.

Nah, kita akan mencoba mengembalikan partisi yang hilang tersebut. Dan, biasanya, jika partisi yang hilang bisa kita kembalikan tanpa ada gangguan, otomatis data tidak perlu kita cari lagi, toh dia sudah kembali ke kedudukannya semua sebelum terhapus partisinya.

Tahap Pengerjaan:
1. Copot hardisk dari laptopnya (karena kita akan mengembalikan partisi yang hilang, sekaligus merecovery datanya).
Sebenarnya hal ini tidak perlu kita lakukan. Selama komputer/laptop bisa booting melalui usb ataupun optical drive, kita bisa melakukan pengembalian partisi yang terhapus tanpa harus membongkar hardisk dari laptopnya. Jadi, segel laptop tidak akan terganggu.
2. Pasang hardisk tersebut pada HDD Enclosure yang kualitasnya bagus. (Ini juga mengacu ke point satu di atas tidak perlu kita lakukan)
3. Jika tidak memiliki HHD Enclosure, bisa langsung dipasang pada PC dengan koneksi kabel SATA atau ATA tergantung interface hardisknya. (sama dengan point sebebelumnya)
4. Setelah terpasang pada komputer, baru kita lanjut pada langkah pengembalian partisi dan recovery data. (sama dengan point sebelumnya)

Bagian I (Tool atau Aplikasi Yang Dibutuhkan)
1. Tools untuk mengembalikan partisi yang hilang, bisa didownload di sini.
2. Tools untuk recovery data bisa didownload di sini atau bisa juga di sini. (Tidak harus, karena dengan pengembalian partisi secara benar, data pasti muncul kembali utuh seratus persen)

Bagian III (Mengembalikan Partisi yang Hilang)
1. Buka Partition Wizard. Penampakkannya seperti ini gambar (1).
Tampilan Minitool Partition Wizard


2. Kemudian kita pilih Wizard - Partition Recovery Wizard. Perhatikan gambar (2).
Proses awal pengembalian partisi yang terhapus


3. Kemudian klik Partition Recovery Wizard, terus Next, dan kita pilih hardisk yang akan kita kembalikan partisinya. Setelah kita pilih, klik Next. Perhatikan gambar (3).
Penyeleksian hardisk yang partisiunya terhapus untuk dikembalikan


4. Selanjutnya kita pilih full disk, lalu klik next. Perhatikan gambar (4).
Pemilihan metode scanning hardisk tahap 1


5. Lalu pilih full scan, agar hasinya lebih bagus. Selanjutnya klik next. Perhatikan gambar (5).
Pemilihan metode scanning hardisk tahap 2


6. Selanjutnya kita tinggal menunggu proses scanning selesai. Perhatikan gambar (6).
Proses scanning dipastikan berlangsung lama, tergantung kapasitas hard disk dan juga kecepatan komputer. Jadi, Anda bisa rehat terlebih dahulu.
proses scanning hardisk sedang berjalan


7. Setelah proses selesai, akan ada daftar partisi yang hilang. Perhatikan gambar (7).
Scanning hardisk selesai. pemilihan partisi yang muncul


   WARNING!!!
   SEKALI LAGI WARNING!!! 
   Hati-hati!!
   - Kita harus hati-hati dalam menentukan partisi mana yang akan kita kembalikan.
      Ini penting, agar kita bisa 100% mendapatkan data kita kembali dan agar tidak lebih dari 2 kali kerja. 
      Juga tidak menggangu partisi lain yang merupakan bawaan defaut.
   - Hati-hati partisi yang berisi file Recovery Windows ORI, harus terceklis. Perhatikan Gambar (8).
Ceklis partisi yang akan dikembalikan


   - Semua partisi yang akan kita ambil/kembalikan harus terceklis.
   - Setelah yakin partisi tersebut adalah yang kita cari, klik finish. Perhatikan gambar (9).
Ceklis Partisi yang akan dikembalikan


8. Akan ada konfirmasi (sebanyak 2 kali), pilih saja YES. Perhatikan gambar (10).
Notifikasi perintah sebelumnya


9. Setelah dikonfirmasi, partisi yang ingin kita kembalikan pun akan tampak pada layar.
    Setelah betul-betul yakin partisi tersebut adalah yang dimaksud, baru kita klik APLLY.
    Perhatikan gambar (11).


11. Akan ada konfirmasi, klik saja YES. Perhatikan gambar (12).
Pilih Yes jika muncul notifikasi


12. Tunggu hingga proses selesai. Setelah selesai, klik saja OK. Perhatikan gambar (13).
Proses pengembalian partisi selesai. OK



Selesai sudah. Partisi berhasil kita kembalikan. Dan kita tinggal mencari data yang akan kita recovery.
Untuk pencarian data, bisa secara manual atau bisa juga dengan tools yang telah Anda download.



Related Post:

6 comments:

  1. alhamdlilah ini sangat mmbantu ane dalam merestore file ane lagi sobat,,
    trim yea yea bang,,
    salam knalll bang :)

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah dan terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya.
    Salam kenal juga dari saya.

    ReplyDelete
  3. Pak mau tanya, sya pke vaio svs13123cv. Ada fitur assist untuk merestore system ulang. Tp dulu terlanjur sya hapus semua partisi. Bagaimana cara mmbuat partisi seperti semula, Agar fitur recovery dpt berfungsi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau belum diapaka-apakn, sebenarnya masih ada peluang untuk bisa dikembalikan seperti sedia kala. Tapi penjabaran di sini akan panjang. Sebaiknya konsultasikan dengan teknisi hardisk yang berpengalaman.

      Delete

Mohon maaf apabila ada komentar (baik dari facebook, google plus, dll) yang belum dan bahkan tidak dibalas oleh admin.....

Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya